Apa Itu Ethereum Classic dan Apa Perbedaannya dengan Ethereum?
Ethereum Classic adalah asal muasal blockchain yang menjadi dasar bagi Ethereum. Ethereum Classic menekankan pada kestabilan dan pengaturan yang tidak terpusat dengan terus mengikuti protokol asli Ethereum meskipun mengalami insiden peretasan smart contract DAO yang terkenal.
Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi tentang Ethereum Classic, perbedaannya dengan Ethereum, sejarah dan fitur-fiturnya, token aslinya yang disebut ETC beserta tokenomiknya, nilai dari aset kripto ETC, dan cara untuk membeli token ETC.
Apa Itu Blockchain Ethereum Classic?
Ethereum Classic adalah sebuah jaringan yang terdiri dari komputer-komputer di seluruh dunia yang bekerja sama untuk membuat sistem yang aman dan tidak bisa diubah, yang disebut blockchain. Di dalam jaringan ini, terdapat "smart contract" yang dapat menjalankan perintah secara otomatis. Jaringan ini dijaga oleh miner yang mengikuti rencana teknis tertentu dan tidak mengizinkan perubahan besar dari para pengembangnya sejak awal.
:quality(80)/2024-02-28/E9660D8ED987D4FA5F2C9FC1EFD6FB8D.png)
Pada bulan Juli 2016, Ethereum Classic muncul setelah terjadinya perpecahan dalam komunitas Ethereum. Perpecahan itu disebabkan oleh perbedaan pendapat terkait serangan terhadap smart contract DAO yang mengakibatkan kehilangan 50 juta Ether (ETH).
Sekarang, Ethereum Classic dioperasikan oleh sekelompok miner yang memilih jalur teknis yang berbeda. Mereka tetap setia pada protokol asli Ethereum dan menolak untuk melakukan perubahan yang diusulkan oleh pengembang lain.
Setelah serangan terhadap DAO, ada perdebatan di kalangan pengembang Ethereum. Beberapa ingin mengubah kembali blockchain untuk mengembalikan ETH yang hilang, sementara yang lain khawatir akan mengancam sifat tak berubahnya blockchain. Perbedaan pendapat tersebut menyebabkan terjadinya perpecahan: beberapa pengembang memilih untuk melanjutkan proyek asli sebagai Ethereum Classic, sementara yang lain melakukan hard fork untuk mengembalikan blockchain ke keadaan sebelumnya sebagai Ethereum.
Meskipun Ethereum Classic memiliki market dan komunitas yang lebih kecil daripada Ethereum, masih ada pengembang dan penggemar yang setia. Bagi mereka yang menghargai sifat tak berubah dan desentralisasi blockchain, Ethereum Classic menjadi pilihan yang menarik.
Perbedaan utama antara Ethereum Classic (ETC) dan Ethereum (ETH) terletak pada filosofi dan pengembangannya. Ethereum memiliki tata kelola yang lebih terpusat dan sedang bertransisi ke algoritma Proof-of-Stake, sementara Ethereum Classic tetap mempertahankan tata kelola yang lebih terdesentralisasi dan algoritma Proof-of-Work aslinya yang mengutamakan desentralisasi dan ketidakberubahannya.Apa Itu ETC?
ETC adalah token asli dari blockchain Ethereum Classic, memfasilitasi transaksi dan digunakan untuk biaya transaksi untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps), smart contract, dan aplikasi DeFi. Koin ETC diciptakan melalui mining dan digunakan untuk biaya transaksi dan berinteraksi dengan dApps dan smart contract.
Tokenomik ETC (Juni 2023)
:quality(80)/2024-02-28/EA46D74904B468125BA0D54E9D16CED1.png)
Sejarah Ethereum Classic
Ethereum Classic dibuat oleh pengembang Ethereum asli seperti Vitalik Buterin dan Gavin Wood. Ini dianggap sebagai versi asli Ethereum oleh komunitasnya. Ethereum Classic muncul setelah adanya perpecahan kontroversial di blockchain Ethereum pada Juli 2016. Perpecahan itu terjadi karena ketidaksetujuan apakah harus mengubah blockchain untuk menangani masalah peretasan yang memengaruhi DAO. Ethereum Classic muncul sebagai blockchain yang memutuskan untuk tidak mengubah jalannya. Proyek ini tidak memiliki tim "resmi," dan pengembangannya diatur secara demokratis, memungkinkan siapa pun untuk ikut berpartisipasi dalam komunitas global pengembangnya.
Fitur Ethereum Classic
- Immutability dan Resistensi Sensor: Ethereum Classic adalah blockchain publik yang aman dan transparan. Transaksi di blockchain yang tidak dapat diubah dan tahan sensorinya tidak dapat diedit atau dihapus, sehingga ideal untuk transaksi finansial.
- Smart Contract dan Aplikasi Terdesentralisasi: Ethereum Classic mendukung smart contract, yang merupakan kontrak yang dapat mengeksekusi sendiri dan dapat mengotomatiskan proses yang kompleks. Ethereum Classic juga mendukung dan memfasilitasi pembangunan aplikasi terdesentralisasi.
- Interoperabilitas: Ethereum Classic dapat beroperasi dengan blockchain lain. Ethereum Classic dapat berkomunikasi dan bertukar nilai dan sumber daya dengan blockchain lain.
- Pengembangan Didorong oleh Komunitas: Ethereum Classic adalah proyek sumber terbuka yang dikelola oleh komunitas terdesentralisasi. Ini memungkinkan untuk perbaikan terus menerus, dengan fitur-fitur baru dan peningkatan yang diusulkan dan diimplementasikan oleh komunitas.
Secara keseluruhan, Ethereum Classic adalah platform yang aman dan serbaguna untuk membangun dApps dan smart contract, dengan peluang investasi yang menarik karena fitur immutability, resistensi sensorinya, interoperabilitas, dan pengembangannya yang didorong oleh komunitas.
Nilai Ethereum Classic (ETC)
Pada tanggal 9 Juni 2023, nilai Ethereum Classic (ETC) adalah $16.96. Nilai ETC berasal dari kelangkaannya, dengan jumlah pasokan maksimum 210 juta koin ETC. Pasokan ETC berkurang seiring waktu karena hadiah blok yang dikurangi setengah setiap 5 juta blok, sehingga membuatnya menjadi deflasi. ETC mendukung aplikasi terdesentralisasi melalui smart contrac, di mana setiap aplikasi yang dibangun di blockchain menggunakan ETC sebagai koin aslinya untuk memfasilitasi transaksi. Kebergunaan kripto ini dapat meningkatkan nilainya. Penting untuk dicatat bahwa nilai ETC secara utama ditentukan oleh permintaan dan pasokan, seperti aset digital lainnya. Semakin banyak orang yang mengadopsi blockchain Ethereum Classic, semakin tinggi nilai ETC akan meningkat, dan sebaliknya.
Berita dan Update Terbaru Ethereum Classic
- Pada tanggal 7 Februari 2023, Ethereum Classic mengumumkan bahwa Trust Wallet kini mendukung ETC. Hal ini memudahkan pengguna untuk mengelola ETC mereka secara aman saat mereka sedang bepergian.
- Pada tanggal 18 Januari 2023, Ethereum Classic menyoroti betapa pentingnya blockchain mereka. Mereka menekankan bahwa blockchain tersebut tidak dapat dihentikan, serta fitur unik dari smart contract dan filosofi "Kode adalah Hukum" yang mendorong pengembangan aplikasi terdesentralisasi.
- Pada tanggal 17 Januari 2023, Ethereum Classic menjelaskan peningkatan Format Objek EVM (EOF). Peningkatan ini membuat smart contract lebih efisien, memungkinkan komunikasi antara blockchain Ethereum yang berbeda, dan mengurangi ukuran kontrak. Postingan tersebut menyimpulkan bahwa peningkatan EOF adalah langkah penting bagi Ethereum Classic yang meningkatkan kemampuannya dan kemudahan dalam beroperasi.
Bagaimana Cara Membeli Koin ETC?
CoinEx adalah pertukaran aset kripto global, dipercayai oleh lebih dari 5 juta pengguna di seluruh dunia dengan cadangan 100%. Dengan dukungan untuk 700+ aset, termasuk ETC, pengguna sekarang dapat melakukan perdagangan dengan mudah dan lancar. Untuk membeli koin ETC di CoinEx, ikuti langkah-langkah di bawah ini.
- Untuk memulai perdagangan di CoinEx, Anda harus membuat akun terlebih dahulu.
- Setelah masuk, setorkan dana ke akun CoinEx Anda menggunakan salah satu aset kripto yang didukung atau metode yang didukung.
- Setelah menyetor, pergi ke halaman perdagangan ETC, pilih pair perdagangan, dan tentukan jumlah ETC yang ingin dibeli.
- Untuk membeli ETC, pilih pair perdagangan yang sesuai, tentukan jumlah koin ETC yang diinginkan, dan perdagangkan pair ETC.
- Jika Anda lebih suka, Anda dapat menarik koin ETC Anda ke dompet custodial untuk penyimpanan yang aman.
Dengan instruksi yang sederhana dan langsung ini, Anda dapat membeli ETC di CoinEx dengan cara yang mudah.