Berbagai Jenis Order dalam Trading Spot
CoinEx menyediakan 4 jenis order berbeda dalam trading spot untuk membantu Anda mengeksekusi strategi trading dengan lebih efisien dan profesional. Jenis tersebut meliputi limit order, market order, stop order, dan scaled order.
1. Apa itu Limit Order?
Limit order adalah order beli atau jual yang ditempatkan pada harga dan jumlah/kuantitas tertentu. Order ini hanya akan dieksekusi ketika harga pasar mencapai harga yang ditentukan atau harga yang lebih baik. Namun, eksekusi tidak dijamin.
2. Apa itu Market Order?
Market order adalah order beli atau jual yang dieksekusi langsung pada harga pasar terbaik yang tersedia. Sistem akan segera mengeksekusi order berdasarkan jumlah/kuantitas yang ditentukan pada harga pasar terbaik yang tersedia.
3. Apa itu Stop Order?
Stop order adalah order di mana Anda menetapkan harga stop, harga order, dan jumlah/kuantitas terlebih dahulu. Ketika harga pasar mencapai harga stop, sistem akan secara otomatis menempatkan limit order berdasarkan harga stop dan jumlah yang telah ditentukan.
4. Apa itu Scaled Order?
Scaled Order memungkinkan trader untuk membagi satu order besar menjadi beberapa order kecil berdasarkan rentang harga atau aturan alokasi kuantitas yang telah ditentukan, yang kemudian akan ditempatkan secara otomatis.
Memahami Stop Order
1. Istilah Penting:
(1) Harga Stop (atau “Harga Trigger”): Harga yang ditetapkan pengguna untuk memicu penempatan order otomatis. Ketika harga transaksi terbaru mencapai harga ini, sistem akan secara otomatis mengirim order yang telah ditentukan sebelumnya.
(2) Harga Order: Harga di mana sistem menempatkan order saat trigger terjadi.
(3) Kuantitas: Jumlah aset yang dibeli atau dijual. Sistem akan mengeksekusi order berdasarkan jumlah ini saat trigger terjadi.
(4) Amount: Nilai total transaksi dari order. Sistem akan mengeksekusi order berdasarkan nilai ini saat trigger terjadi.
(5) Mekanisme Eksekusi:
- Always Valid (AL): Order tetap berlaku hingga dibatalkan secara manual atau sepenuhnya dieksekusi.
- Immediate or Cancel (IOC): Jika order tidak dapat sepenuhnya dieksekusi segera, bagian yang tidak tereksekusi akan otomatis dibatalkan.
- Fill or Kill (FOK): Jika order tidak dapat sepenuhnya dieksekusi segera, seluruh order akan otomatis dibatalkan.
- Hidden Order: Order dapat disembunyikan setelah ditempatkan dan tidak akan muncul di order book.
2. Catatan
(1) Stop order tidak membekukan aset yang tersedia sebelum terpicu.
(2) Saat membuat limit order atau stop order, Anda dapat memilih mekanisme eksekusi yang berbeda: Always Valid (AL), Immediate or Cancel (IOC), atau Fill or Kill (FOK). Untuk detail lebih lanjut, silakan lihat Pengantar Jenis Eksekusi Spot.
(3) Stop order mungkin tidak terpicu karena alasan seperti volatilitas pasar, dana tidak mencukupi, atau masalah sistem. Anda dapat memeriksa detailnya di [Riwayat Order Spot].
Memahami Scaled Order
1. Istilah Penting:
(1) Rentang Harga: Rentang harga minimum dan maksimum yang ditentukan. Sistem akan secara otomatis menghasilkan beberapa order dalam rentang ini.
(2) Jumlah Order: Jumlah total order yang akan dibagi dari satu order. Sistem akan menghasilkan jumlah order yang sesuai.
(3) Mode Alokasi:
- Mode Merata: Setiap order memiliki jumlah yang sama.
- Mode Naik: Jumlah order dialokasikan dalam deret aritmatika dari kecil ke besar.
- Mode Turun: Jumlah order dialokasikan dalam deret aritmatika dari besar ke kecil.
2. Catatan:
(1) Setelah scaled order dibuat, sistem akan membekukan aset yang tersedia sesuai dengan jenis order.
(2) Semua order yang dihasilkan dari scaled order akan dikirim sebagai limit order.
(3) Order hanya akan dicocokkan dan dieksekusi ketika harga pasar mencapai harga order yang ditentukan atau harga yang lebih baik.
(4) Karena volatilitas pasar yang ekstrem, beberapa scaled order mungkin tidak terisi atau dapat dibatalkan oleh sistem.
(5) Semua order yang dihasilkan dapat dilihat secara individual di [Riwayat Order Spot].